Soal Rumus Kimia Dan Tata Nama Senyawa Sederhana - Bimbel Jakarta Timur >

Tempat Bimbel Terdekat Terbaik dan Murah di Jakarta Timur, Rujukan Soal Materi Ujian, Matematika IPA Fisika Kimia Biologi, SD SMP SMA Mahasiswa Guru

                                                                            

Bimbel Jakarta Timur

Alamat: Jl. Wijaya Kusuma I No.212, RT.1/RW.7, Malaka Sari, Kec. Duren Sawit, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13460

WA : +62 895-3222-88565

Peta Lokasi

Articles/pictures/videos in various disciplines such as mathematics, science and computational science. Explore advanced logical thinking, conceptual ability,  and enhance students understanding of science and mathematics, primary education, secondary education, higher education, teacher education,  and non-formal education

Soal Rumus Kimia Dan Tata Nama Senyawa Sederhana

Share it:

Soal Rumus Kimia Dan Tata Nama Senyawa Sederhana


Senyawa adalah gabungan dua atau lebih unsur kimia dengan perbandingan tertentu. Jenis dan perbandingan jumlah unsur penyusun suatu senyawa diekspresikan dalam suatu rumus kimia dengan aturan-aturan tertentu.


1. Jumlah atom oksigen yang terdapat dalam 2 molekul Ca(NO₃)₂ adalah.....

a. 5 buah

b. 6 buah

c. 10 buah

d. 12 buah

Pembahasan :

Jumlah atom dalam 1 molekul Ca(NO₃)₂ =

Ca = 1 atom

N = 2 atom

O = 3 x 2 = 6 atom

dalam 2 molekul terdapa2 2 x 6 atom O = 12 buah atom O 

(d)


2. Di antara rumus kimia berikut yang merupakan rumus empiris adalah....

a. HCOOH

b. CH₃COOH

c. CH₁₂

d. NH₄NO

Pembahasan :

Rumus empiris  adalah nilai perbandingan sederhana dari atom yang menyusun suatu molekul.

➣ HCOOH = terdapat 1 atom C, 2 atom H dan 2 atom O

Rumus empiris HCOOH = CH₂O

➣ CH₃COOH = terdapat 2 atom C, 4 atom H dan 2 atom O

C : H : O = 2 : 4 : 2 disederhanakan menjadi 1 : 2 : 1

Rumus empiris CH₃COOH =CH₂O

➣ CH₁₂ = sudah perbandingan paling sederhana sehingga sudah merupakan rumus empiris

➣ NH₄NO₃ = terdapat 2 atom N, 4 atom H dan 3 atom O

N : H : O = 2 : 4 : 3

Rumus empiris NH₄NO₃ = NH₄O

(c)


3. Di antara senyawa-senyawa yang sering kita temui di sekitar kita berikut ini, yang rumus kimianya tidak benar adalah.....

a. air = H₂O

b. gula pasir = C₆H₁₂O₆

c. cuka dapur = CH₃COOH

d. garam dapur NaCl

Pembahasan :

gula pasir yang biasa kita konsumsi merupakan senyawa sukrosa yang mempunyai rumus kimia C₁₂H₂₂O₁₁. Senyawa dengan rumus kimia C₆H₁₂O₆ adalah glukosa.

(b)


4. Urea adalah pupuk kimia yang mengandung unsur hara Nitrogen sebanyak 46%. Rumus kimia urea adalah....

a. NH₃

b. NH₄OH

c. CH₄N₂O

d. N₂O₅

Pembahasan :

Rumus kimia urea adalah CH₄N₂O

(c)


5. Rumus kimia dari senyawa magnesium bromida adalah.....

a. MgBr

b. Mg₂Br

c. MgBr

d. MgBr

Pembahasan :

Magnesium bromida adalah senyawa biner logam dan non logam. Magnesium adalah unsur logam golongan IIA di mana hanya memiliki satu macam bilangan oksidasi yaitu 2+, sedangkan bromin adalah unsur non logam golongan VIIA dengan bilangan oksidasi -1. Agar total bilangan oksidasi senyawa = 0, maka 1 atom magnesium berikatan dengan 2 atom bromin menjadi MgBr(c)


6. Nama senyawa dengan rumus kimia Al₂O₃ adalah....

a. Alumunium (II) oksida

b. Aluminium (III) oksida

c. Dialumunium trioksida

d. Alumunium oksida

Pembahasan :

Sama dengan soal nomor 6, aluminium oksida adalah senyawa biner logam dan non logam. Alumunium hanya memiliki satu macam bilangan oksidasi yaitu 3+ maka tidak perlu disebutkan. Nama akhir senyawa adalah nama non logam ditambahkan ida. Oksigen + ida = oksida.

Nama senyawa = aluminium oksida (d)


7. Nama senyawa yang rumus kimianya SnO₂ adalah....

a. Timah oksida

b. Timah dioksida

c. Timah (II) oksida

d. Timah (IV) oksida

Pembahasan :

Sn atau timah adalah logam yang memiliki bilangan oksidasi lebih dari satu macam. Untuk menentukan nama senyawa biner logam dan non logam seperti ini harus ditentukan bilangan oksidasi logamnya, yaitu timah.

Bilangan oksidasi Sn dalam SnO₂  adalah :

Sn + 2(-2) = 0 (ingat kembali aturan penentuan bilangan oksidasi)

Sn -4 = 0

Sn = 0 + 4 = +4

Karena bilangan oksidasi Sn dalam senyawa tersebut adalah +4, maka penulisannya adalah dengan diselipkan angka empat romawi di dalam kurung menjadi Timah (IV) oksida. 

(d)


8. Nama senyawa yang tepat untuk SF₆ adalah.....

a. Sulfida

b. Belerang fluorida

c. Belerang heksafluorida

d. Belerang (VI) fluorida

Pembahasan :

SF₆ adalah senyawa biner non logam dengan non logam. Jumlah S dalam senyawa tersebut adalah satu, tidak perlu disebutkan. Jumlah fluorida adalah 6, maka diberi awalan heksa. Nama senyawa SF₆ adalah belerang heksafluorida.

 (c)


9. Senyawa berikut yang namanya tidak sesuai kaidah tata nama IUPAC adalah....

a. PCl₅ = fosforus pentaklorida

b. MgCl₂ = magnesium klorida

c. Fe₂O₃ = besi (III) oksida

d. Al₂O = dialumunium trioksida

Pembahasan :

➣ PCl₅ = senyawa biner nonlogam dan nonlogam. Jumlah klorin adalah 5 (penta), maka nama senyawanya  fosforus pentaklorida ✔

➣ MgCl₂ = senyawa biner logam dan nonlogam. Magnesium adalah logam dengan satu macam bilangan oksidasi, maka nama senyawanya magnesium klorida 

➣ Fe₂O₃ = senyawa biner logam dan nonlogam. Bilangan oksidasi Fe (besi) dalam senyawa adalah 3+, maka disisipkan angka tiga romawi. Nama senyawanya besi (III) oksida 

➣ Al₂O senyawa biner logam dan nonlogam. Alumunium adalah logam dengan satu macam bilangan oksidasi, maka nama senyawanya aluminium oksida х

(d)


10. Senyawa yang memiliki rumus kimia FeSO₄ adalah....

a. Besi (II) sulfat

b. Besi (III) sulfat

c. Besi (IV) sulfat

d. Besi sulfat

Pembahasan :

FeSO₄ adalah senyawa poliatomik dengan kation dan anion. Anion SO₄ mempunyai muatan 2-, maka kation besi bermuatan 2+ yaitu Fe²⁺. Bilangan oksidasi besi disisipkan di tengah. Nama senyawanya besi (II) sulfat.

(a)


11. Rumus kimia senyawa barium hidroksida adalah.....

a. BaOH

b. Ba(OH)

c. BrOH

d. Br(OH) 

Pembahasan :

Barium sebagai kation adalah logam dengan muatan 2+. Anion hidroksida mempunyai muatan -1. Supaya total muatannya = 0, maka ion hidroksida harus berjumlah 2. 

Ba ²⁺ + 2OH⁻ → Ba(OH)

(b)


12. Nama senyawa dengan rumus kimia Cu(OH) adalah....

a. Tembaga hidroksida

b. Tembaga (II) hidroksida

c. Tembaga dihidroksida

d. Tembaga dioksida

Pembahasan :

Cu (tembaga) adalah logam dengan jenis muatan (bilangan oksidasi) lebih dari 1, maka harus disebutkan muatannya dalam senyawa Cu(OH) .

Cu + 2(-1) = 0

Cu = 2+

Nama senyawa tembaga (II) hidroksida

(b)


13. Asam sulfida adalah senyawa dengan rumus kimia.....

a. H₂S

b. H₂SO₃ 

c. H₂SO

d. HS

Pembahasan :

Tata nama senyawa asam hanya dengan menyebutkan asam dengan diikuti nama anionnya. Asam sulfida mempunyai anion belerang dengan muatan 2-, sehingga jumlah ion H⁺ untuk berikatan ada 2.

2H⁺ + S²⁻ → H₂S

(a)


14. Berikut adalah senyawa-senyawa asam :

(I) Asam nitrat = HNO

(II) Asam karbonat = H₂CO₃ 

(III) Asam klorat = HClO

(IV) Asam fosfat = H₂PO₃ 

Nama senyawa asam yang sesuai dengan rumus kimianya adalah....

a. (I) dan (III)

b. (II) dan (IV)

c. (I), (II) dan (III)

d. (IV) saja

Pembahasan :

➣ Asam nitrat, ion nitrat (NO⁻)

H⁺ + NO⁻ → HNO₃ 

➣ Asam karbonat, ion karbonat (CO²⁻)

2H⁺ + CO²→ H₂CO₃ 

➣ Asam klorat, ion klorat (ClO⁻)

H⁺ + ClO₃⁻ → HClO₃ 

➣ Asam fosfat, ion fosfat (PO³⁻) ⨯

(c)


15. Nama senyawa N₂O₅ adalah....

a. nitrogen oksida

b. nitrogen (II) oksida

c. nitrogen (V) oksida

d. dinitrogen pentoksida

Pembahasan :

N₂O₅ adalah senyawa biner non logam dengan non logam. Jumlah nitrogen adalah 2 (di) dan jumlah oksigen adalah 5 (penta). Nama senyawa adalah dinitrogen pentaoksida.

(d)


16. Rumus kimia dari diklorin trioksida adalah......

a. Cl₂O

b. ClO₄

c. Cl₃O

d. ClO

Pembahasan :

Diklorin trioksida, jumlah ion klorin 2 dan ion oksigen 3. Rumus kimia Cl₂O

(a)


17. Senyawa yang terbentuk dari kation Al³⁺ dengan anion SO₄²⁻ adalah ....

a. AlSO₄

b. Al₂SO₄

c. Al₃(SO₄)

d. Al₂(SO₄)

Pembahasan :

Kation Al³⁺ bermuatan 3+, anion SO₄²⁻ bermuatan 2-

Supaya senyawa alumunium yang dihasilkan bermuatan (bilangan oksidasi) = 0, maka kation berjumlah 2 dan anion berjumlah 3

2 x(3+) + 3 x(-2) = 0

Al₂(SO₄)

(d)


18. Senyawa besi (III) klorida terbentuk dari .....

a. 3 ion Fe dan 1 ion Cl 

b. 1 ion Fe dan 3 ion Cl 

c. ion Fe³ dan 3 ion Cl  

d. 3 ion Fe³ dan 1 ion Cl 

Pembahasan :

Nama besi (III) klorida menunjukkan besi dalam senyawa tersebut mempunyai bilangan oksidasi 3+. Supaya bilangan oksidasi total = 0, maka ion Cl harus berjumlah 3.

Fe³ + 3 Cl → FeCl

(3+) + 3 x(-1) = 0

(c)


19. Senyawa yang terbentuk dari kation NH  dan anion S²⁻ adalah....

a. NH₄S

b. (NH₄)₂S

c. NHS

d. NH₂S

Pembahasan :

NH bermuatan 1+ dikali 2

S²⁻ bermuatan 2- dikali 1

2NH⁺ + S²⁻  (NH₄)₂S

(b)


20. Jika diketahui kation-kation dan anion-anion berikut : Ag⁺, Zn²⁺, Co³⁺, NO⁻, CO²⁻ dan PO³⁻. Senyawa yang mungkin terbentuk adalah....

a. AgPO

b. ZnCO

c. Ag(NO₃)

d. Co(PO₃)

Pembahasan :

➣ 3Ag⁺ + PO³⁻ → Ag₃PO₃

➣ Zn²⁺ + CO²⁻  ZnCO

➣ Ag⁺ +  NO⁻  AgNO

➣ Co³⁺ + PO³⁻  CoPO

(b)


21. Rumus kimia natrium klorat, barium sulfat dan kalsium karbonat yang tepat berturut-turut adalah......

a. NClO₄, BaSO₄, KCO

b. NaClO₃, BaSO₃, CaCO

c. NaClO₃, BaSO₄, CaCO

d. NaClO₃, BaSO₄, CaCO

Pembahasan :

➣ natrium klorat

Na⁺ + ClO⁻ → NaClO

➣ barium sulfat 

Ba²⁺ + SO₄²⁻ → BaSO₄

➣ kalsium karbonat

Ca²⁺ + CO²⁻  CaCO

(d)


22. Senyawa berikut yang tidak mengandung karbon adalah.....

a. kalium karbonat

b. litium klorat

c. asam oksalat

d. kalsium karbida

Pembahasan :

➣ kalium karbonat = KCO

terdapat karbon

➣ natrium klorat = LiClO

tidak terdapat karbon

➣ asam oksalat = C₂H₂O₄

terdapat karbon

kalsium karbida = CaC₂

terdapat karbon

(b)


23. Senyawa di bawah ini yang tidak mengandung belerang adalah....

a. magnesium sulfat

b. barium sulfit

c. litium silikat

d. timbal sulfida

Pembahasan :

➣ magnesium sulfat =  MgSO₄

terdapat sulfur (belerang)

➣ barium sulfit = BaSO

terdapat sulfur (belerang)

➣ litium silikat = Li₂SiO

tidak terdapat sulfur (belerang)

➣ timbal sulfida = PbS

terdapat sulfur (belerang)

(c)


24. Perhatikan tabel kation dan anion berikut :


Rumus kimia dan nama senyawa yang tepat adalah.....
a. I = amonium sianida = NH₄CN
b. II = tembaga sulfat = CuSO₄
c. III = besi (III) sulfat = FeSO₄
d. IV = besi (III) fosfat = Fe₃PO₄
Pembahasan :
I = amonium sianida = NH₄CN ✔
II = tembaga (II) sulfat = CuSO₄
III = besi (III) sulfat = Fe(SO₄)
IV = besi (III) fosfat = FePO₄
(a)


25. Asam klorida dapat dinetralkan dengan mencampurnya dengan natrium hidroksida sehingga menghasilkan garam natrium klorida dan air. Persamaan yang tepat untuk reaksi tersebut adalah.....

a. HCl + NaOH → NaCl + H₂O

b. HCl + NaOH → NaClO + H

c. AsCl + NaH → NaClO + H

d. HCl + Na(OH) → NaClO + H₂O

Pembahasan :

Asam klorida = HCl

Natrium hidroksida = NaOH

Natrium klorida = NaCl

Air = H₂O

(a)

SEMOGA BERMANFAAT







Share it:

IPA

Kimia

Soal

Post A Comment:

0 comments:

Terimakasih atas komentar yang sopan, bijak, dan koreksinya (bilamana ada kesalahan, karena saya hanya manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan) ^_^